0 adadadwa

Rabu, 26 Februari 2014
awdawda ag fawfawf
ad
as
as

S
S
S
Read more

0 UPDATE 1 FEB 2014

Minggu, 02 Februari 2014
Download : EMULATOR
Read more

0 tugas PKN kelas 8

Sabtu, 01 Februari 2014
Langsung Download aja nih

Klik disini "TUGAS"
Read more

0 Download surat izin/Sakit Sekolah

Jumat, 31 Januari 2014
ada acara keluarga, tapi besok sekolah belum nulis surat izin sekolah ? naaah disini ada downloadnya , kamu nanti tinggal klik link di bawah ini terus sama kamu nulis surat izin sekolahnya yaa



By: Reynaldi                                                                                                                    Date: 01/02/2014
Read more

0 Toutorial Buat blog By: Reynaldi





Download niih disini

nanti bagi yg belum ngerti caranya komentar aja :v
Read more

0 Biologi SMP Kelas 8

.
Biologi SMP – Biologi SMP Kelas 8
 
Berikut ini merupakan dari materi biologi SMP kelas 8 atau biologi SMP kelas 2 yang kami telah rangkum dari berbagai sumber, mungkin ini akan sedikit berbeda dengan apa yang ada di sekolah Anda masing-masing karena pengembangan silabus di setiap sekolah berbeda mengingat kebijksanaan yang diambil oleh tiap guru mata pelajaran di tiap sekolah berbeda terkhusus pada mata pelajaran biologi.
 
Pertumbuhan dan Perkembangan
A. Pertumbuhan dan Perkembangan
 
Sistem Gerak pada Manusia
A. Sistem Gerak
Sistem Pencernaan pada Manusia
A. Makanan dan Fungsinya
B. Organ-Organ Pencernaan
 
Sistem Pernapasan pada Manusia
A. Organ-Organ Pernapasan
 
Sistem Peredaran Darah pada Manusia
A. Darah
 
Sistem dalam Kehidupan Tumbuhan
A. Struktur Tumbuhan
Bahan Kimia dalam Kehidupan
A. Bahan Kimia yang Ada di Rumah

Kata Kunci :

biologi kelas 8,materi biologi kelas 8,materi biologi kelas 8 semester 2,biologi kelas 8 semester 2,MATERI Ipa kelas 8 Semester 2,materi biologi smp kelas 8,materi biologi kelas 8 semester 1,ipa biologi kelas 8,materi biologi smp kelas 8 semester 2,pelajaran ipa kelas 8 semester 2
Read more

0 ARTIKEL IPA By : Reynaldi

Mengenal Lebih Dalam tentang Deterjen

Sebagai bahan pembersih lainnya, deterjen merupakan buah kemajuan teknologi yang memanfaatkan bahan kimia dari hasil samping penyulingan minyak bumi, ditambah dengan bahan kimia lainnya seperti fosfat, silikat, bahan pewarna, dan bahan pewangi. sekitar tahun 1960-an, deterjen generasi awal muncul menggunakan bahan kimia pengaktif permukaan (surfaktan) Alkyl Benzene Sulfonat (ABS) yang mampu menghasilkan busa. Namun karena sifat ABS yang sulit diurai oleh mikroorganisme di permukaan tanah, akhirnya digantikan dengan senyawa Linier Alkyl Sulfonat(LAS) yang diyakini relatif lebih akrab dengan lingkungan.

Pada banyak negara di dunia penggunaan ABS telah dilarang dan diganti dengan LAS. Sedangkan di Indonesia, peraturan mengenai larangan penggunaan ABS belum ada. Beberapa alasan masih digunakannya ABS dalam produk deterjen, antara lain karena harganya murah, kestabilannya dalam bentuk krim/pasta dan busanya melimpah.

Penggunaan sabun sebagai bahan pembersih yang dilarutkan dengan air di wilayah pegunungan atau daerah pemukiman bekas rawa sering tidak menghasilkan busa. Hal itu disebabkan oleh sifat sabun yang tidak akan menghasilkan busa jika dilarutkan dalam air sadah (air yang mengandung logam-logam tertentu atau kapur). Namun penggunaan deterjen dengan air yang bersifat sadah, akan tetap menghasilkan busa yang berlimpah.

Sabun maupun deterjen yang dilarutkan dalam air pada proses pencucian, akan membentuk emulsi bersama kotoran yang akan terbuang saat dibilas. Namun ada pendapat keliru bahwa semakin melimpahnya busa air sabun akan membuat cucian menjadi lebih bersih. Busa dengan luas permukaannya yang besar memang bisa menyerap kotoran debu, tetapi dengan adanya surfaktan, pembersihan sudah dapat dilakukan tanpa perlu adanya busa.

Opini yang sengaja dibentuk bahwa busa yang melimpah menunjukkan daya kerja deterjen adalah menyesatkan. Jadi, proses pencucian tidak bergantung ada atau tidaknya busa atau sedikit dan banyaknya busa yang dihasilkan. Kemampuan daya pembersih deterjen ini dapat ditingkatkan jika cucian dipanaskan karena daya kerja enzim dan pemutih akan efektif. Tetapi, mencuci dengan air panas akan menyebabkan warna pakaian memudar. Jadi untuk pakaian berwarna, sebaiknya jangan menggunakan air hangat/panas.

Pemakaian deterjen juga kerap menimbulkan persoalan baru, terutama bagi pengguna yang memiliki sifat sensitif. Pengguna deterjen dapat mengalami iritasi kulit, kulit gatal-gatal, ataupun kulit menjadi terasa lebih panas usai memakai deterjen.
Read more